Showing posts with label Sistem Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Sistem Pertanian. Show all posts

Jangan Salah, Karena Masa Depan Dunia Ada Pada Para Petani

Yah trending topik minggu ini adalah munculnya foto seorang mantan Kabareskrim Purnawirawan Komisaris Jendral Susno Duaji yang sedang dan telah melakukan aktifitas bertani, profesi bertani ia lakukan setelah pak susno menjalani hukuman penjara 3,5 tahun dan ia juga telah pensiun dari aktifitasnya di kepolisian, pak susno juga sedikit curhat di akun media sosialnya yang garis besarnya ia damai menjalani aktifitas sebagai seorang petani. Terus apakah ada yang salah.? ketika seorang mantan komisaris jendral beralih profesi menjadi seorang petani, hingga publik begitu gempar dan menjadi trending topik di media sosial, padahal dulu mantan Kapolri Jendral Sutarman juga berkeinginan setelah pensiun ia akan menjalani profesi bertani, tapi publik tidak banyak memperbincangkannya seperti saat sekarang, jadi apa boleh buat.
"pertanian","masa depan dunia","petani"
Profesi bertani memang sangat menarik kalau diperbincangkan di Negara kita, karena bagi petani saja sudah sangat menumpuk masalah yang tidak kunjung selesai, terlebih kalau kita melihat dari strata sosial di Negara kita sosok petani mungkin bisa kita asumsikan menjadi salah satu yang menduduki strata terbawah, dan hal ini bisa kita lihat fakta di lapangan yang sering tidak adanya keberpihakan kepada para petani, dan mungkin masih banyak lagi alasan yang lain yang membuat profesi petani tidak semenarik pekerja pabrik ataupun yang lainnya. Padahal kalau kita bisa mencari informasi yang lebih baik maka anda mungkin akan beranggapan dan berpikir bahwa masa depan dunia hanya salah satunya ada pada pundak para petani.

Beberapa waktu yang lalu mungkin anda pernah membaca informasi tentang steatment yang dikeluarkan oleh Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, jendral yang lahir di tegal seperti tempat kelahiran saya ini mengatakan bahwa peperangan dunia akan bergeser salah satunya ke negara kita, yah peperangan yang merebutkan sumber daya alam yang sangat melimpah dimiliki oleh negara kita, dan alasan yang lain yang membuat masa depan dunia ada pada pundak para petani ialah peperangan ke depan hanya terjadi karena merebutkan energi dan pangan, nah dari sini sudah jelas bahwa masa depan dunia ada pada sektor pertanian yaitu pada pundak para petani.
"Komisaris Jendral Susno Duaji","profesi bertani","bertani"
Jadi saya minta kepada anda para pembaca, karena saya juga seorang petani dan tergolong masih sangat muda, saya minta hargailah para petani di negara kita, muliakan lah mereka, kerena kalau anda ingin mengetahui profesi petani di negara kita sangat sering mendapatkan bully dengan berbagai macam alasan, dan anda pun mungkin pernah mendengar bahwa para petani merupakan kaum yang termajinalkan di negara kita sehingga para pemuda pun enggan menggantikan para petani yang sudah sepuh dengan berbagai macam alasan.

Jadi untuk pak susno selamat datan pada profesi petani dan salam kenal dari saya seorang petani muda yang juga sedang dan terus belajar di sektor pertanian, karena saya juga punya mimpi, dan mimpi itu di sektor pertanian, dan bagi pembaca semoga anda mulai tidak memandang sebelah mata dan mulai tertarik mencari informasi tentang pertanian, dan kapan waktunya saya harapkan anda pun mulai mencoba pada sektor pertanian, akan tetapi ketika anda mencoba pada sektor pertanian memang tidak salah berkeinginan mendapatkan hasil yang banyak, akan tetapi ada hal yang jauh lebih baik dari hal tersebut yaitu keberkahan yang tiada tara karena anda bisa memenuhi sumber pangan bagi umat manusia.
"Salam Hidup Damai Para Petani", dan kapanpun waktunya kita akan maju untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita.

Pertanian Terpadu Menggunakan Konsep Permakultur dan Pestisida Alami Menuju Pangan Sehat

Permakultur adalah cabang ilmu desain ekologis, teknik ekologis, dan desain lingkungan yang mengembangkan arsitektur berkelanjutan dan sistem pertanian swadaya berdasarkan ekosistem alam.
"desain permakultur","rumah permakultur","makalah permakultur"
Inti dari permakultur adalah :
  • Peduli bumi karena tanpa bumi yang sehat, manusia tidak bisa sejahtera
  • Peduli manusia agar seluruh manusia mendapatkan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk hidup, salah satunya akses mendapatkan pangan sehat.
  • Mengembalikan surplus input dan hasil pertanian ke sistem, termasuk mengembalikan limbah pertanian dengan didaur ulangnya
Salah satu inti metode permakultur adalah bahwa satu elemen bisa menjalankan beberapa fungsi.

Contohnya, di blok pinggiran kota, di musim panas warga memelihara seekor domba. Tugas utama domba adalah memotong rumput halaman. Tapi, domba ini juga menjadi sumber pupuk dari kotorannya, ia menjadi binatang peliharaan, di akhir musim tumbuh rumput, daging domba ini menjadi sumber protein yang organik.

Etimologi
Salah satu penemu permakultur, David Holmgren, menggambarkan bahwa permakultur adalah "Lahan yang dirancang untuk meniru pola dan hubungan-hubungan yang ada di alam, dan juga menghasilkan makanan, serat dan energi yang banyak untuk penduduk setempat". Istilah "permaculture" sebagai sebuah metode sistematis pertama kali diciptakan oleh Bill Mollison dan David Holmgren pada tahun 1978. Istilah "permaculture" mengacu kepada "permanent agriculture" berkembang lebih luas menjadi "permanent culture" karena terinspirasi oleh filosofi pertanian alami Fukuoka yang menjadi budaya (culture) mereka. Tahun 1981, Mollison mendapat penghargaan Right Livelihood Award, yang mengaku sebagai "Hadiah Nobel alternatif". Mollison diberi penghargaan karena "mengembangkan dan mempromosikan teori dan praktek permakultur."

Seorang pengajar permakultur di Amerika, Warren Brush, memperkirakan bahwa saat ini ada 2,5 juta praktisioner permakultur di 135 negara. Menurut Brush, klaim bahwa permakultur saat ini memberi makan lebih banyak orang dibanding seluruh program bantuan di dunia adalah benar adanya.

Metode permakultur dikembangkan dari percobaan-percobaan bidang pertanian, arsitektur dan sosial yang telah berlangsung selama beratus tahun.

Yang unik dari ilmu ini adalah karena berhasil menggabungkan seluruh disiplin ilmu itu menjadi satu sistem terpadu. Banyak gagasan awal dalam permakultur yang sekarang banyak dipraktekkan, seperti proses pembuatan pupuk organik (Silahkan di baca juga cara membuat pupuk organik), taman vertikal, penggunaan bahan pelapis (mulching), penampungan air hujan dengan tanah lembab (swales), aquaponic, dan seterusnya.

Permakultur bisa mengadaptasi dan mengendalikan konsep-konsep yang berbeda, seperti pemanasan solar pasif dan peternakan bebek, menjadi satu struktur terintegrasi. Hingga, ilmu ini pun memiliki banyak cabang.

Salah satu contoh cabangnya adalah 'permablitz', dimana sejumlah sukarelawan berkumpul di satu tempat di daerah pinggiran kota untuk berbagi tenaga dan menanam bahan makanan. Konsep ini pertama kali digagas di Melbourne, Australia, pada tahun 2006, oleh seorang lulusan permakultur muda bernama Dan Palmer.

Gagasannya kemudian menyebar ke berbagai negara, seperti Indonesia, Kanada, Portugal, Turki dan Amerika Serikat.

Sedangkan Transition Towns adalah gerakan yang berawal di Irlandia, dimotori oleh guru permakultur bernama Rob Hopkins. Ia membuat konsep proses bottom-up yang mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi perubahan iklim dan penurunan persediaan minyak bumi.

Situs David Holmgren bahkan menyatakan bahwa Permakultur mungkin merupakan salah satu 'ekspor intelektual' Australia yang paling signifikan. Powerhouse Museum di Sydney pun menyebut bahwa permakultur termasuk salah satu inovasi terbesar dari Australia di abad setelah terbentuknya Federasi, atau kemerdekaan negara ini.

Sejarah
Pada tahun 1929, Joseph Russell Smith mengambil istilah yang ia sebut sebagai pertanian permanen dalam bukunya Tree Crops: A Permanent Agriculture yang berisi hasil penelitiannya mengenai pohon buah dan kacang sebagai tanaman pertanian untuk bahan pangan manusia dan pakan ternak. Smith melihat dunia sebagai sebuah hubungan secara keseluruhan dan mengusulkan untuk menggunakan sistem campuran kebun pohon dan tanaman pertanian yang bernaung di antara pepohonan. Buku ini menginspirasi banyak individu untuk menjadikan pertanian lebih berkelanjutan.
"permakultur","sejarah permakultur","sistem permakultur"
Praktek umum permakultur

Wanatani
Wanatani adalah pendekatan terintegrasi dari pemanfaatan interaksi antara pohon dan semak dengan tanaman pertanian dan/atau hewan ternak. Wanatani mengkombinasikan teknologi pertanian dan kehutanan untuk merekayasa sistem penggunaan lahan yang lebih beragam, produktif, menguntungkan, sehat, dan berkelanjutan. Di dalam sistem wanatani, pohon dan semak digunakan di dalam sistem pertanian dan/atau hasil hutan non-kayu dibudidayakan dalam lingkungan hutan. Salah satu bentuk permakultur wanatani adalah kebun hutan.

Hügelkultur
Hügelkultur adalah praktek menimbun sejumlah besar kayu di dalam tanah untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air. Kayu yang terdekomposisi akan membentuk struktur berpori yang mampu menyerap air di musim hujan sehingga tanah tidak akan kekeringan di musim kemarau.

Bangunan alami
Bangunan alami melibatkan sejumlah sistem dan bahan bangunan yang menekankan pada keberlanjutan lingkungan. Banyak cara untuk mencapai keberlanjutan melalui bangunan alami yang mempertahankan ketahanan struktur dan penggunaan bahan yang diproses secara minimal atau bahan hasil daur ulang, menggunakan sumber daya terbarukan, tidak beracun, dan mempertahankan kualitas udara dalam ruangan. Basis utama bangunan alami adalah kebutuhan untuk mengurangi dampak lingkungan dari bangunan dan sistem pendukung lainnya tanpa mengorbankan kenyamanan, kesehatan, dan estetika. Agar lebih bersifat berkelanjutan, bangunan alami menggunakan bahan yang tersedia dalam jumlah besar di alam, dapat diperbarui, dan didaur ulang. Selain itu, sistem yang ada di dalam bangunan seperti sistem pengendalian temperatur dan aliran udara diusahakan alami.

Pemanenan air hujan
Pemanenan air hujan adalah pengumpulan dan penyimpanan air hujan untuk kemudian digunakan sebelum mencapai akuifer. Air hujan telah digunakan sebagai air minum, air minum sanitasi hewan ternak, irigasi, dan penggunaan lainnya. Air hujan yang ditampung dari atap rumah dan bangunan lainnya mampu menambah kontribusi penyediaan air bagi komunitas. Air hujan yang telah digunakan masih isa diproses ulang seperti halnya air kelabu yang bisa dipakai untuk menyiram tanaman hingga mencuci.

Pelapisan mulsa
Dalam pertanian dan praktek berkebun, mulsa adalah lapisan pelindung untuk menutupi tanah. Setiap benda yang bisa digunakan sebagai mulsa meliputi bebatuan, kerikil, dedaunan, papan kayu, serpihan kayu, dan sebagainya. Dalam permakultur, mulsa berbahan organik diutamakan karena memiliki fungsi lebih, yaitu menyerap air hujan, mengurangi evaporasi, menyediakan nutrisi, meningkatkan kadar organik tanah, menyediakan habitat bagi organisme tanah, menahan pertumbuhan gulma, mengatur perubahan temperatur harian tanah, melindungi dari pembekuan (frosting), dan mengurangi erosi.

Penggembalaan rotasi
Penggembalaan hewan dianggap menyebabkan kerusakan lingkungan, namun kini diketahui bahwa penggembalaan sesungguhnya merupakan model yang ditiru langsung dari alam sehingga minim kerusakan lingkungan. Penggembalaan rotasi adalah sistem penggembalaan hewan di mana hewan ternak digembalakan secara reguler dan sistematis berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya sambil memberikan kesempatan bagi rerumputan untuk tumbuh kembali. Cara ini juga bisa digunakan untuk mengendalikan spesies invasif dan dilakukan untuk menggembalakan berbagai hewan ternak seperti ruminansia, kelinci, unggas,

Pestisida Alami
Pestisida alami adalah pestisida yang bahan aktifnya bersumber dari tumbuh-tumbuhan, seperti akar, daun, batang atau buahnya. Bahan kimia yang terkandung di dalam tumbuhan memiliki bioaktivitas terhadap serangga, seperti bahan penolak atau repellent, penghambat makan atau antifeedant, penghambat perkembangan serangga atau insect growth regulator, dan penghambat peneluran atau oviposition deterrent.

Pestisida digunakan untuk mengendalikan hama yang biasa menyerang pada tumbuhan. Bahan dari tumbuhan biasanya diolah menjadi berbagai bentuk, seperti menjadi tepung, ekstrak ataupun resin. Proses pengolahannya dilakukan dengan cara mengabil cairan metabolit sekunder dari bagian tumbuhan atau bisa juga dengan cara dibakar untuk diambil abunya.

Sedangkan Pestisida yang digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman biasanya menggunakan mikroba yang positif bagi petani, prinsip kerja mereka sebagai lawan atau musuh alami dari mikroba yang merugikan petani. Jadi populasi nantinya menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah, makanya dengan penerapan penggunaan pestisida alami biasanya kita harus lebih sering menggunakannya, dengan harapan populasi yang lebih banyak bisa memenangkan pertempuran.
Silahkan dibaca juga cara "Membuat Pestisida Alami".

Dari penjabaran di atas bisa kita simpulkan, akan banyak nilai yang positif jika kita bisa menerapkan apa yang di ulas pada artikel ini, diantaranya :
  • Ekosistem alam bisa terjaga.
  • Dari segi pengeluaran modal usaha taninya bisa kita minimalisir, karena kebutuhan pupuk sedikit banyak bisa tercukupi oleh ternak yang kita pelihara.
  • Pendapatan ganda, kita bisa mendapatkan hasil dari tanaman yang kita panen dan ternak yang kita jual.
  • Akses mendapatkan pangan sehat sangat mudah dengan menerapkan pola ini.
Dan mungkin para pembaca bisa menambahkan lagi kesimpulan dari saya, dan mungkin saya cukupkan pembahasan dari "pertanian terpadu menggunakan konsep permakultur dan pestisida alami menuju pangan sehat", kurang lebihnya saya mohon maaf, dan sedikit meminta kepada para pembaca untuk membagikan postingan saya ini, agar artikel ini bisa bermanfaat lebih banyak lagi bagi mereka pelaku di sektor pertanian.

Sumber :
  • Mollison, Bill (1988). Permaculture: A Designers' Manual. Tagari Publications. p. 2. ISBN 0-908228-01-5
  • Smith, Joseph Russell; Smith, John (1987). Tree Crops: A permanent agriculture. Island Press. ISBN 9781597268738.

Cara Mudah Membuat Aquaponik Di Rumah

Pengertian Aquaponik dapat kita artikan secara sederhana sebagai perpaduan antara sitem aquakultur dan hidroponik atau dalam kata lain ikan dan tanaman dalam akuaponik akan hidup secara bersamaan. Dari dari perpaduan sistem inilah nama aquaponik berasal. Konsepnya yang sangat sederhana dengan memanfaatkan air beserta kotoran ikan yang berasal dari budidaya ikan kemudian disalurkan kepada tanaman karena pada air yang menjadi habitat ikan yang dibudidayakan memiliki banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman sedangkan apabila dibuang akan menjadi limbah yang tidak bermanfaat, d. Tanaman akan menyerap nutrisi dalam air dan kotoran ikan tadi. Sebagai gantinya, tanaman akan memberikan oksigen kepada ikan melalui air yang berasal dari budidaya ikan.
"aquaponik","membuat aquaponik","cara membuat aquaponik"
Sistem Aquaponik
Dalam sistem akuaponik sederhana umumnya tanaman ditanam di dalam media tanam yang terpisah dari tangki ikan, air akan dipompa dari tangki ikan kemudian disalurkan ke media tanam dan dialirkan kembali ke dalam tangki ikan. Ada tiga cara sistem akuaponik dengan menggunakan dasar media tanam aquaponik, diantaranya : Media tanam aquaponik yang diisi kerikil, expanded clay , atau media tanam aquaponik lain yang mirip adalah bentuk paling sederhana dari aquaponik. Sistem aquaponik ini dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara antara lain:
"aquaponik","sistem aquaponik","cara sistem akuaponik sederhana"
Sistem aquaponik dengan aliran air yang terus menerus atau dengan siklus pasang surut.
berikut ini keterangan gambar sistem aquaponik pasang surut (ebb & flow) sederhana seperti foto di atas:
1. Bak ikan
2. Pompa air
3. Bak tanam
4. Auto siphon
5. Media tanam
6. Penyangga

Sistem Aquaponik Deep Water Culture
Sistem Aquaponik deep water culture adalah salah satu metode yang sering digunakan secara komersial pada sistem aquaponik. Sistem kerja dari deep water culture adalah air dipompa dari tangki ikan melalui sistem filtrasi, kemudian air tersebut dipompa ke saluran panjang di mana rakit terapung yang diisi dengan tanaman berada permukaan air. untuk model sistem aquaponik deep water culture bisa anda lihat seperti pada foto yang ada di atas. Namun kedua sistem budidaya ini tidak bisa dihubungkan secara langsung. Pasalnya, air dari penampungan ikan pasti kaya amonia yang tidak bisa diserap tanaman. Amonia harus diubah dulu menjadi bentuk nitrit dan nitrat. Karena itu, di antara kedua sistem diletakkan perantara berupa jasad renik alias mikroorganisme. Bakteri Nitrosomonas mengubah amonia menjadi nitrit. Lalu oleh bakteri Nitrobacter, nitrit diubah menjadi nitrat. Saat sampai ke lingkungan pertanaman, nitrat diserap tanaman untuk membantu pertumbuhannya.

Pembuatan sistem akuaponik ini cukup sederhana, meskipun di berbagai negara, terutama Australia, berbagai macam variasi telah diciptakan. Beberapa hal sederhana yang perlu dipersiapkan adalah tangki ikan, growbed atau tangki untuk menumbuhkan tanaman, media untuk menumbuhkan tanaman dan biasanya berupa batu, pompa air untuk memompa air kedalam growbed, pompa udara untuk memberikan oksigen pada ikan, dan tentu saja ikan beserta tanamannya untuk, serta satu hal yang penting adalah siphon yang berfungsi untuk menghisap air dari growbed dan mengembalikannya dalam tanki air sehingga agar tanaman tidak membusuk akibat terendam air.

Sobat tidak perlu membuat sistem ini dalam ukuran yang besar, cukup dengan ukuran yang sederhana sebagai permulaan. Akuaponik yang saya miliki di rumah hanya sebesar bak air berukuran diameter tidak lebih dari 1 meter.

Demikian penjelasan singkat dari saya tentang artikel aquaponik, pada dasarnya ketika anda pernah menanam dengan sistem hidroponik maka cara bertanam aquaponik hampir sama persis dengan cara bertanam pada hidroponik, pembedanya hanya pada budidaya ikannya untuk sistem aquaponik, semoga apa yang tertulis bisa bermanfaat bagi pembaca, dan apabila pembaca mempraktekan tutorial yang ada di video terus menemukan kesulitan, silahkan tanyakan di kolom komentar. Dan silahkan dibaca juga artikel tentang Cara Mudah Membuat Hidroponik Di Rumah.

Cara Mudah Membuat Hidroponik Di Rumah

Sistem bertanam secara hidroponik saat ini sedang di gandrungi oleh banyak pihak, terutama pada mereka yang tidak mempunyai lahan terutama di daerah perkotaan, untuk menularkan hobi dalam berkebunnya maka banyak yang memilih untuk membuat hidroponik di rumah, wajar saja karena memang sistem hidroponik menjadi trend sekarang, dan bagi yang belum mengetahui cara membuat hidroponik di rumah anda bisa mencoba tips membuat hiroponik di bawah ini, akan tetapi sebelum anda mengetahui cara membuat hidroponik alangkah baiknya anda mengetahui informasi tentang hidroponik, berikut saya jelaskan singkat tentang hidroponik.
"hidroponik","cara membuat hidroponik","membuat hidroponik sederhana"
Pengertian dan Penjelasan Tanaman Hidroponik
Pengertian Hidroponik (latin; hydro = air; ponos= kerja) adalah suatu metode atau cara dalam bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan dengan menggunakan larutan mineral bernutrisi atau bahan lainnya yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain sebagai pengganti media tanah sedangkan cara menanam hidroponik garis besarnya sama dengan budidaya pertanian, yang membedakan hanya tempat media tanamnya, anda bisa melihat seperti foto di atas itu salah satu contoh membuat hidroponik vertikal.


Tanaman hidroponik bisa berupa sayuran yang biasa kita kenal hidroponik sayuran, dan ini bisa anda lakukan secara kecil - kecilan di rumah sebagai suatu hobi ataupun secara besar - besaran dengan tujuan komersial inilah salah satu keuntungan hidroponik yang bisa anda dapatkan ketika anda membuat hidroponik sendiri dan membudidayakan tanaman hidroponik. Beberapa kelebihan tanaman dengan sistim hidroponik ini antara lain:
  • Tanaman ini tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas.
  • Bisa memeriksa akar tanaman secara periodik untuk memastikan pertumbuhannya.
  • Pemakaian air lebih efisien karena penyiraman air tidak perlu dilakukan setiap hari sebab media larutan mineral yang dipergunakan selalu tertampung didalam wadah yang dipakai.
  • Hasil tanaman bisa dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama.
  • Lebih hemat karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari, tidak membutuhkan lahan yang banyak, media tanaman bisa dibuat secara bertingkat.
  • Pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terjaga.
  • Bisa menghemat pemakaian pupuk tanaman.
  • Tidak perlu banyak tenaga kerja.
  • Lingkungan kerja lebih bersih.
  • Tidak ada masalah hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, ulat dan cacing nematoda yang banyak terdapat dalam tanah.
  • Dapat tanam di mana saja bahkan di garasi dan tanah yang berbatu.
  • Dapat ditanam kapan saja karena tidak mengenal musim.
Beberapa tanaman yang sering ditanam secara hidroponik, adalah sayur-sayuran seperti pak choy, brokoli, sawi, kailan, bayam, kangkung, tomat, bawang, bahkan strowbery, dll. Tanaman demikian sering menjadi pilihan utama kaum vegetarian yang sangat memperhatikan proses suatu tanaman apakah terdapat pembunuhan makhluk hidup, tercampur unsur kimiawi, konservasi lingkungan dan usaha penghijauan.


Beberapa Faktor Penting yang Harus Diperhatikan

Larutan Nutrisi, harus memperhatikan jumlah dan unsur pH yang sesuai. Unsur pH berkisar 5,5 hingga 7,5. Larutan nutrisi ini mengandung konsentrasi N, P, K,Ca, Mg, S, dalam jumlah yang besar, sedangkan unsur Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, danCl dalam jumlah yang kecil. Larutan hara dibuat dengan cara melarutkan garam - garam pupuk dalam air. Berbagai garam jenis pupuk dapat digunakan untuk larutan hara, pilihan biasanya atas harga dan kelarutan garam pupuk tersebut.

Media Tanam, antara lain terdiri dari batu bata, pasir, kerikil, arang sekam, spons, batu apung, dll.
Air harus diperhatikan, kualitas air yang dipergunakan, tingkat salinitas tidak melebihi 2500 ppm dan nilai EC tidak lebih dari 6,0 mmhos/cm. Air tidak boleh mengandung terlalu banyak unsur logam berat.


Oksigen, memegang peranan penting dalam hidroponik. Kekurangan oksigen akan menyebabkan dinding sel sulit untuk ditembus, sehingga tanaman akan kekurangan air. Dengan demikian tanaman akan cepat layu karena larutan tidak mengandung oksigen. Pemberian oksigen ke dalam larutan dapat melalui gelembung udara seperti pompa air gelembung yang dipakai akuarium, penggantian larutan nutrisi secara rutin, membersihkan atau mencabut akar tanaman yang terlalu panjang, dan memberikan lubang ventilasi pada tempat penanaman. dalam membuat hidroponik sebenarnya ada beberapa cara yang bisa anda pakai, diantaranya cara membuat hidroponik dari botol bekal, atau cara membuat hidroponik dengan paralon, berikut ini salah satu cara membuat hidroponik sederhana yang bisa anda terapkan.

Cara Mudah Membuat Hidroponik Sederhana Dengan Paralon:

  • Talang air atau pipa paralon dipotong dengan ukuran 1 meter.
  • Pipa paralon dalam pembuatan hidroponik berfungsi untuk mengalirkan air dari kolam ke masing-masing paralon yang lainnya dengan menggunakan pompa air kolam yang dialirkan masuk dari sisi pipa paralon depan atas dan keluar dari ujung bawah pipa paralon sisi lainnya.
  • Gabus stereoform yang dipotong seukuran talang air dan dilubangi dengan ukuran gelas mini plastik agar - agar jely.
  • Beli satu bungkus makanan snak agar-agar jely di supermarket, dan setelah dimakan isinya, plastiknya bisa dimanfaatkan dengan menggunting sampai ke ujung (dibelah satu sisi) sehingga bisa menjepit sayuran yang akan ditanam.
  • kapas saringan ikan digunting ukuran kecil utk membungkus bagian atas akar sayuran
  • masukkan sayuran yang telah dibungkus kapas saringan ke gelas plastik agar - agar jely dan letakkan di lubang - lubang gabus talang yang dialiri air kolam tersebut.
  • Untuk mencegah ulat dan serangga atau hama lainnya, bisa ditutup dengan menggunakan jala halus.
Demikian sedikit pembahasan tentang hidroponik dan cara membuatnya, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca, apabila setelah melihat video kemudian mempraktekannya terus ada masalah, silahkan isi kolom komentar tentang permasalahannya.
Silahkan baca juga tentang aquaponik.

SALAM PERTANIAN..!!

Tentang Biochar dan Manfaatnya Bagi Kesuburan Tanah

Kesuburan tanah menjadi perbincangan hangat dikalangan para petani dan para ahli di negara tercinta kita ini, karena diberbagai penilitian yang telah dilakukan menunjukan hal yang mengkhawatirkan dengan banyaknya lahan pertanian kita yang mengalami tingkat kesuburan yang sangat kecil, hal ini bisa berakibat fatal jika tidak segera diperbaiki. karena Kesuburan tanah merupakan salah satu hal yang perlu di perhatikan dalam suatu usaha pertanian. Tanah yang sehat dan subur maka akan memberikan nutrisi yang cukup pada tanaman yang di tanam di atasnya, dengan kondisi yang sehat dan subur maka tidak menutup kemungkinan bisa meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil pertanian. Kesuburan tanah ini sangat berkaitan erat dengan ketersediaan unsur hara yang tersedia dan dapat di serap oleh tanaman. Pada dasarnya unsur hara tanaman telah banyak tersedia di dalam tanah. Hanya saja ada beberapa masalah yang berkaitan dengan penyerapan dan sifat unsur hara tersebut.
"biochar","manfaat biochar","manfaat arang sekam untuk kesuburan tanah"
Ada beberapa unsur hara yang sangat melimpah di alam hanya saja tanaman tidak dapat memanfaatkan unsur hara tersebut secara langsung. Misalnya saja unsur N, unsur ini sangat melimpah ketersediaannya di alam. Hanya saja tanaman tidak dapat langsung memamanfaatkan unsur hara tersebut (kecuali tanaman legume). Ada beberapa organisme tanah yang membantu tanaman unuk merombak unsur N di alam menjadi NH4+ agar dapat di serap oleh tanaman. Selain unsur N, ada pula unsur lain yang juga memerlukan bakteri untuk merombaknya menjadi bentuk unsur yang dapat diserap oleh tanaman mikroba-mikroba ini biasa kita kenal dengan pupuk hayati, dan manfaat pupuk hayati juga sangat banyak baik untuk tanah maupun tanaman.

Biochar adalah bahan padat yang diperoleh dari karbonisasi dari biomassa. Biochar merupakan substansi arang kayu yang berpori (porous), sering juga disebut charcoal atau agri-char. Karena berasal dari makhluk hidup kita sebut arang-hayati, dan anda juga bisa memaksimalkan sekam hasil panen untuk dijadikan biochar. Di dalam tanah, biochar menyediakan habitat yang baik bagi mikroba tanah misalnya bakteri yang membantu dalam perombakan unsur hara agar unsur hara tersebut dapat di serap oleh tenaman, tapi tidak dikonsumsi seperti bahan organik lainnya. Dalam jangka panjang biochar tidak mengganggu keseimbangan karbon-nitrogen, bahkan mampu menahan dan menjadikan air dan nutrisi lebih tersedia bagi tanaman.

Biochar dapat ditambahkan ke tanah dengan maksud untuk meningkatkan fungsi tanah dan untuk mengurangi emisi dari biomassa yang lain akan secara alami menurunkan gas rumah kaca. Biochar juga memiliki nilai penyerapan karbon yang cukup. Biochar adalah bahan tanah yang diinginkan di banyak lokasi karena kemampuannya untuk menarik dan mempertahankan air. Hal ini dimungkinkan karena struktur berpori dan luas permukaan yang tinggi. Akibatnya, nutrisi, fosfor dan bahan kimia pertanian dipertahankan untuk kepentingan tanaman. Biochardapat menjadi alat penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan keanekaragaman lahan pertanian di daerah dengan tanah terkuras, sumber daya organik yang langka, dan air yang tidak memadai dan pasokan pupuk kimia. Biochar juga meningkatkan kualitas dan kuantitas air dengan meningkatkan retensi tanah nutrisi dan bahan kimia pertanian untuk pemanfaatan tumbuhan dan tanaman. Nutrisi lebih tinggal di tanah bukan pencucian ke dalam air tanah dan menyebabkan polusi.

Aplikasi biochar ke dalam tanah merupakan pendekatan baru dan unik untuk menjadikan suatu penampung (sink) bagi co2 atmosfir jangka panjang dalam ekosistem darat. Dalam proses pembuatannya, sekitar 50% dari karbon yang ada dalam bahan dasar akan terkandung dalam biochar, dekomposisi biologi biasanya kurang dari 20% setelah 5-10 tahun, sedangkan pada pembakaran hanya 3% karbon yang tertinggal. Di samping mengurangi emisi dan menambah pengikatan gas rumah kaca, ternyata biochar bisa meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman pertanian. Dua hal utama potensi biochar untuk bidang pertanian adalah afinitasnya yang tinggi terhadap unsur hara dan persistensinya. Biochar lebih persisten dalam tanah, sehingga semua manfaat yang berhubungan dengan retensi hara dan kesuburan tanah dapat berjalan lebih lama dibanding bahan organik lain yang biasa diberikan. Persistensi yang lama menjadikan biochar pilihan utama bagi mengurangi dampak perubahan iklim. Walau dapat menjadi sumber energi alternatif, manfaat biochar jauh lebih besar jika dibenamkan ke dalam tanah dalam mewujudkan pertanian ramah lingkungan.Penambahan biochar ke tanah meningkatkan ketersediaan kation utama dan posfor, total N dan kapasitas tukar kation tanah (ktk) yang pada akhimya meningkatkan hasil.

Tingginya ketersediaan hara bagi tanaman merupakan hasil dari bertambahnya nutrisi secara langsung dari biochar, meningkatnya retensi hara, dan perubahan dinamika mikroba tanah. Keuntungan jangka panjangnya bagi ketersediaan hara berhubungan dengan stabilisasi karbon organik yang lebih tinggi seiring dengan pembebasan hara yang lebih lambat dibanding bahan organik yang biasa digunakan. Peran biochar terhadap peningkatan produktivitas tanaman dipengaruhi oleh jumlah yang ditambahkan. Pemberian sebesar 0,4 sampai 8 t c ha-1 dilaporkan dapat meningkatan produktivitas secara nyata antara 20 – 220%. Setiap tahunnya limbah kehutanan, perkebunan, pertanian dan peternakan yang mengandung karbon mencapai ratusan juta ton dan sering menjadi masalah dalam hal pembuangannya. Limbah jenis ini merupakan bahan sangat potensial diubah menjadi biochar dalam berbagai tingkat teknologi produksi. Sebagai gambaran sederhana, dari 50 juta ton produksi gabah tiap tahunnya ikut dihasilkan sekitar 60 juta ton merupakan limbah (jerami dan sekam padi) yang dapat diproses menjadi biochar.Penambahan biochar kedalam tanah pada beberapa penelitian memperlihatkan berbagai macam keuntungan dalam kaitan memeperbaiki kualitas tanah, seperti· Meningkatkan kapasitas tukar kation (ktk), berikut ini manfaat biochar atau arang sekam yang bisa anda ketahui.

Manfaat Biochar.
  • Menurunkan kemasaman tanah.
  • Meningkatkan struktur tanah.
  • Meningkatkan daya ikat air (water holding capacity).
  • Meningkatkan efesiensi pemupukan.
  • Menurunkan gas CH4 dan N2O yang terlepas ke udara.
  • Mengurangi keracunan aluminium.
  • Meningkatkan respirasi mikroba tanah.
  • Meningkatkan biomassa mikroba tanah.
  • Menstimulasi simbiosis fiksasi nitrogen pada legum.
  • Meningkatkan fungi mikoriza arbuscular.
Keuntungan penggunaan biochar tentunya tidaklah universal, hasilnya beragam berdasarkan jenis tanahnya.Biochar yang ditemukan dalam tanah di seluruh dunia sebagai akibat dari kebakaran vegetasi dan praktek manajemen tanah bersejarah. Studi intensif biochar kaya bumi gelap di amazon (terra preta/ tanah arang), telah menyebabkan apresiasi yang lebih luas sifat unik biochar sebagai penambah tanah. Di indonesia terutama di daerah pedalaman kalimantan ditemukan pula tanah yang memiliki ciri yng sama dengan yang ada di daerah amazone. Tanah ini di hasilkan dari sitsem pertanian tebang bakar yang memang sudah di terapkan sejak zaman dahulu. Perladangan berpindah termasuk metode “tebang bakar” dan “tebang arang” dipraktekkan banyak suku tersebut. Dalam metode “tebang dan bakar”, pohon dan tanaman berbatang kayu ditebang dan dibakar sebagai persiapan lahan untuk ditanami, ternyata cara ini menghasilkan nutrisi tanah yang meningkatkan produktivitas untuk sementara. Ketika pembakaran dilakukan secara menyeluruh dan yang tersisa hanya abu, pengayaan tanah bertahan tidak lama dan lahan harus lebih lama dibiarkan tidak terpakai sebelum siap untuk digunakan kembali. Namun, metode yang hanya membakar sebagian, atau “tebang dan arang”, dapat memperbaiki struktur tanah dan menyediakan penyimpanan nutrisi yang lebih tahan lama yang berasal dari berbagai sumber, tetapi tampaknya mencerminkan pengolahan makanan dan limbah yang terkait dengan keberadaan manusia.

Dengan berjalannya waktu, jika siklus pembersihan nutrisi arang berulang kali terjadi, hasilnya akan terjadi pembentukan ade (bumi hitam antropogenik). Peningkatan kesuburan tanah memungkinkan penduduk asli mempertahankan penghidupan mereka sendiri tanpa menggunakan pupuk kimia yang mahal. Hal ini juga membantu pelestarian keanekaragaman hutan serta penyerapan karbon sebesar lima sampai tujuh kali lipat, yang dapat berlangsung selama berabad-abad, bahkan ribuan tahun, dibandingkan dengan hutan hujan di sekitarnya.

Sumber : BPPI

Penanggulangan Hama dan Penyakit Tanaman Dengan Pengendalian Hayati

Mungkin kita sering mendengar para petani dengan keluhan dalam penanggulangan hama dan penyakit tanaman, berbagai macan merk pestisida kimia sintetis sudah dilakukan bahkan dengan dosis lebih besar berharap hama dan penyakit tanamannya bisa terkendali, akan tetapi realitanya berbeda mereka mesih banyak kebingungan kenapa hama dan penyakit sulit untuk dikendalikan, yah mungkin bisa ditarik kesimpulan hama dan penyakit menjadi resisten dengan obat pestisida kimia yang mereka gunakan, bukan semuanya kita menyalahkan mereka, karena banyak aspek aspek yang mempengaruhi kenapa pertanian kita cenderung stagnan, salah satunya informasi dalam pengendalian hama tanaman, padahal banyak cara yang bisa diterapkan salah satunya penanggulangan hama dan penyakit dengan pengendalian hayati.

Yah kali ini kita mencoba membahas bagaimana penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman dengan pengendalian hayati, garis besarnya ketika tanaman sehat, besar kemungkinan tanaman tersebut akan lebih kebal terhadap serangan hama dan penyakit, seperti halnya manusia ketika sehat ia akan lebih kebal terhadap serangan penyakit, maka perhatikanlah dulu tanaman yang kita tanam, apakah kebutuhan makannya sudah tercukupi, dan apakah lahan yang kita tanami terawat atau tidak, yah mungkin itu bisa jadi salah satu indikasi untuk menjaga tanaman kita agar tetap sehat.

Baiklah tidak usah panjang lebar, langsung saja kita akan membahas tentang pengendalian hama tanaman dengan pengendalian hayati, "ada gula ada semut", mungkin itu salah satu pribahasa yang bisa membuka kebiasaan kita dalam menanggulangi hama dengan pestisida, di alam bebas hama pada tanamun pun mempunyai musuh yang setiap saat bisa membunuh mereka di alam, dan untuk pertanian kita pun harus bisa berkolaborasi dengan mereka untuk menjaga tanaman yang kita tanam, adapun biasanya kita kenal mereka dengan sebutan musuh alami / predator hama.
Yah mungkin banyak yang bertanya tanya apa itu musuh alami.?

Pengertian Musuh Alami
Musuh Alami bisa kita artikan dengan suatu mahluk hidup (organisme baik Predator, Parasitoid dan Patogen) yang dapat mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman (OPT). Musuh alami terdiri dari beberapa jenis diantaranya pemangsa/predator, parasitoid dan patogen. Pemangsa adalah binatang (serangga, laba-laba dan binatang lain) yang memakan binatang lain sehingga menyebabkan kematian. Kadang-kadang disebut “predator” atau musuh alami. Predator sangat berguna dalam pengendalian hama tanaman karena peran mereka adalah memakan hama yang ada pada tanaman. Seperti halnya laba-laba dan capung merupakan salah satu contoh pemangsa yang bisa kita manfaatkan dalam pengendalian hama tanaman.

Parasitoid adalah jenis serangga yang hidup di dalam atau pada tubuh serangga lain, dan membunuhnya secara pelan-pelan dari kehidupannya yang berada di dalam tubuh hama tanaman. Saya bisa memberikan gambaran kepada anda, salah satu contoh ada beberapa jenis lebah yang meletakkan telornya pada hama tanaman, setelah menetas ia akan berkembang di dalam tubuh hama sampai ia keluar dan hama tersebut mati. Parasitoid berguna karena membunuh serangga hama, sedangkan parasit tidak membunuh inangnya, hanya melemahkan. Ada beberapa jenis lebah kecil sebagai parasitoid serangga hama.

Patogen adalah penyebab penyakit yang menyerang binatang atau makhluk lain. Patogen berguna karena mematikan banyak jenis serangga hama tanaman. Ada beberapa jenis patogen, antara lain jamur, bakteri dan virus.

Musuh alami sebaiknya kita lestarikan dan berikan tempat bagi mereka untuk berkembangbiak di lingkungan budidaya kita, karena mereka merupakan teman yang bisa menguntungkan petani. Semua jenis musuh alami membantu petani dalam mengendalikan hama dan penyakit pada tanamannya. Karena itu, musuh alami jangan dibunuh atau dimusnahkan. Langkah pertama dalam hal melestarikan musuh alami adalah: jangan menggunakan pestisida kimia! Langkah kedua: menjaga berbagai jenis tanaman, terutama tanaman berbunga, di kebun atau sekitar kebun. Jika terdapat bermacam- macam tanaman di kebun, biasanya jumlah musuh alami yang berada di kebun juga lebih banyak. Langkah ketiga: mengusahakan lingkungan yang sesuai untuk kehidupan musuh alami tersebut (konservasi).

Pengendalian Hayati (Biological Control) Dalam Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman
Pengendalian hayati merupakan salah satu cara dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman dengan memanfaatkan musuh alami hama atau jenis penyakit secara sengaja, tujuan pengendalian hayati adalah untuk menekan atau mengendalikan OPT yang hadir pada tanaman kita.

Cara Kerja Pengendalian Hayati Dalam Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman
Pengendaliah Hayati dengan Memanfaatkan Peran Predator :
Peran predator dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman adalah memakan mangsanya dalam hal ini adalah hama pada tanaman yang merugikan petani secara langsung.

Pengendalian Hayati Dengan Mamanfaatkan Peran Parasitoid :
Peran parasitoid dalam pengendalian hama pada tanaman kita adalah meletakan telur pada tubuh hewan sasaran dalam hal ini hama tanaman, kemudian setelah menetas larvanya menghisap cairan tubuh hama tanaman tersebut hingga mati.

Pengendalian Hayati Dengan Mamanfaatkan Peran Patogen :
  • Jamur tersebut masuk kedalam tubuh serangga melalui kulit diantara ruas-ruas tubuh.
  • Mekanisme penetrasinya dimulai dengan pertumbuhan spora pada kutikala.
  • Didalam tubuh serangga hifa berkembang dan selanjutnya memasuki pembuluh darah, melalui beberapa proses lebih lanjut di dalam tubuh menyebabkan kematian serangga atau hama tanaman.

Yah itulah sedikit pembahasan tentang pengendalian hama secara alami, setidaknya ketika kita mulai tau kita bisa lebih menjaga ekosistem dan keseimbangan alam dan menjaga lahan kita tetap sehat dengan cara kita tidak membiasakan penggunaan pestisida kimia, dan mungkin kita sering mendengar bahwa pelaku pertanian yang telah mengaplikasikan keseimbangan ekosistem alam ternyata lebih produktif seperti pengalaman di keluarga saya, dengan menggunakan pemupukan berimbang dan tidak menggunakan pestisida kimia sintetis, dari lahan 1600 m2 bisa menghasilkan 25% lebih banyak dari sebelum menggunakan pola tersebut, dan mungkin saya sedikit mengajak para pembaca untuk merasakan atmosfir masa lalu di negara kita yang dulu tak menggunakan pestisida kimia sintetis akan tetapi hasil bumi kita gemah ripah loh jinawi dengan gelar negara agraris yang dalam penanggulangan hama tanaman tak membutuhkan pestisida kimia sintetis.

"Mari lestarikan alam kita, dengan berdikari tanpa ketergantungan produk luar negri".
"Dulu kita mampu dan bisa bahkan berjaya, sekarang pun harus bisa bahkan melebihi pencapaian pejuang pangan pendahulu kita".
Copyright © Ayo Bertani Mandiri | Powered by Blogger